Pages

Indonesia Facebookers Ternyata Narsis Banget!

Berita menarik lagi gan. Indonesia yang termasuk negara budaya timur yang masih tergolong malu (pemalu) ternyata menduduki peringkat kedua dalam Narsisme, :D dalam sebuah survey oleh mahasiswi Ubaya. (yang melakukan survey bukan ane ya gan.. ane cuman nyampaikan) hehe.

Soal jumlah pengguna Facebook, Indonesia saat ini menduduki peringkat kedua di dunia. Mengutip kajian resmi yang dirilis Yahoo! pada 10 Oktober 2010, facebooker atau pengguna situs jejaring sosial tersebut di Indonesia mencapai 27 juta orang. Namun, facebooker di Indonesia umumnya narsis atau memuja diri sendiri. (ada agan yang lagi tersipu2 nih) :D

Mahasiswi Universitas Surabaya (Ubaya), Yovita Maria, menyimpulkan separuh lebih pengguna Facebook bersikap narsis. "Tingkat narsisme pengguna Facebook mencapai 61,7 persen dan tergolong masih wajar," kata mahasiswi yang diwisuda pada 16 Oktober di Surabaya, Ahad (17/10).

Mahasiswi Ubaya yang diwisuda bersama 935 rekannya itu menegaskan bahwa kesimpulan itu diperoleh setelah dirinya mengedarkan kuesioner kepada 120 mahasiswa di Surabaya. "Saya melakukan kusioner secara terbuka dan tertutup serta menelusuri lewat Facebook secara langsung. Hasilnya, 61,7 persen pengguna Facebook itu narsis," katanya. Adapun skripsinya bertopik "Facebook dan Narsisme".

Namun, menurut Yovita, narsisme yang dilakukan pengguna Facebook masih tergolong wajar, karena bentuknya hanya berganti foto diri dan memperbaharui status hingga beberapa kali dalam sehari. "Secara psikologis, apa yang dilakukan masih tergolong wajar, karena manusia cenderung membutuhkan ekspresi diri dan juga narsistik seperti itu," kata mahasiswi kelahiran Jember 22 tahun lalu itu.

Selain itu, imbuh Yovita, apa yang dilakukan tidak menghilangkan rasa sosial. Sebab, mereka masih mengomentari pendapat rekannya, meski komentar yang bersifat ringan. "Jadi, mereka masih memiliki empati kepada orang lain. Kalau mereka sampai begitu narsis, saya kira hal itu karena di Facebook memang lebih bebas. Kalau di majalah dinding mungkin akan ditertawakan orang lain."(ANS/Ant)
 
Copyright (c) 2010 Aiditya Ananda and Powered by Blogger.